{"id":8059,"date":"2022-08-23T23:02:23","date_gmt":"2022-08-23T16:02:23","guid":{"rendered":"http:\/\/192.168.20.95\/news\/apa-itu-tagline-ini-pengertian-jenis-dan-fungsinya\/"},"modified":"2024-02-29T11:59:38","modified_gmt":"2024-02-29T04:59:38","slug":"apa-itu-tagline-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/apa-itu-tagline-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Apa itu Tagline? Ini Pengertian, Jenis, dan Fungsinya"},"content":{"rendered":"<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"Article\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/apa-itu-tagline-dan-contohnya\/\"\n  },\n  \"headline\": \"Apa itu Tagline? Ini Pengertian, Jenis, dan Fungsinya\",\n  \"description\": \"Tagline adalah kalimat singkat untuk mendeskripsikan brand sehingga mudah dikenali dan diingat konsumen. Yuk, baca apa itu tagline, jenis dan fungsinya\",\n  \"image\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya.webp\",  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"PT. Sterling Tulus Cemerlang\",\n    \"url\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"ireappos.com\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ireappro-logo.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2022-08-23\",\n  \"dateModified\": \"2022-08-23\"\n}\n<\/script>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya-480.webp\" alt=\"pengertian tagline\" title=\"pengertian tagline\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya.webp\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"pengertian tagline\" title=\"pengertian tagline\" \/><\/picture>\n<p>Adakah satu <em>tagline<\/em> dari <em>brand<\/em> tertentu yang sampai hari ini Anda ingat dengan baik dan membuat Anda langsung bisa mengenali produk dari brand tersebut? <em>Tagline<\/em> tidak hanya menjadi atribut promosi atau iklan, seperti: <em>Think Different<\/em> (Apple), <em>Connecting People<\/em> (Nokia), atau <em>The Happiest Place on Earth<\/em> (Disneyland).<\/p>\n<p>Tetapi, <em>tagline<\/em> juga merupakan identitas dan ciri khas suatu produk atau brand. Ya, <em>tagline<\/em> adalah satu kalimat yang dibuat secara khusus terkait ekspresi atau keunikan merek dari suatu <em>brand<\/em>. Untuk lebih jelasnya, yuk baca secara lengkap tentang apa itu <em>tagline<\/em>, jenis, dan fungsi <em>tagline<\/em> pada artikel ini.<\/p>\n<h2>Apa Itu Tagline<\/h2>\n<p>Untuk menjawab apa itu <em>tagline<\/em>? Anda perlu memahami pengertian <em>tagline<\/em> dengan baik. Jadi, <em>tagline<\/em> adalah beberapa kata atau kalimat singkat untuk mendeskripsikan suatu <em>brand<\/em> sehingga mudah dikenali dan diingat konsumen. Tujuan pembuatan <em>tagline<\/em> tentu saja untuk membangun <em>brand awareness<\/em> atau <em>branding<\/em> bisnis, yang membedakan bisnis Anda dengan kompetitor.<\/p>\n<p><em>Tagline<\/em> berbeda dengan slogan. Jika penggunaan tagline untuk merepresentasikan <em>brand<\/em> secara keseluruhan dan berguna untuk <em>branding<\/em> bisnis, maka slogan lebih banyak digunakan untuk memasarkan atau kampanye suatu produk.<\/p>\n<p>Agar tidak tertukar dengan slogan, berikut ini ciri-ciri <em>tagline<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li>Berfungsi seperti logo, namun dalam bentuk teks.<\/li>\n<li>Kalimat <em>tagline<\/em> tidak lebih dari 7 kata, ringkas, dan mudah diingat, tetapi tetap mewakili merek atau <em>brand<\/em> Anda sehingga berbeda dengan merek lain.<\/li>\n<li><em>Tagline<\/em> bisa mengkomunikasikan visi, misi, moto, dan produk perusahaan.<\/li>\n<li>Punya ciri khas dan unik sehingga mudah diasosiasikan dengan <em>brand<\/em> atau merek dari perusahaan.<\/li>\n<li>Mudah diingat (<em>memorable<\/em>), mudah disukai (<em>likeable<\/em>), dan tidak ada duanya.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Jenis-Jenis Tagline<\/h2>\n<p>Setelah memahami pengertian dari <em>tagline<\/em>, yuk cari tahu juga jenis-jenis <em>tagline<\/em> berikut ini:<\/p>\n<h3>1. Tagline Deskriptif<\/h3>\n<p>Jenis <em>tagline<\/em> deskriptif adalah <em>tagline<\/em> yang pilihan kata-katanya mampu mendeskripsikan <em>brand<\/em> beserta keunggulannya dibandingkan dengan kompetitor atau <em>brand<\/em> lain.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li><em>The World&#8217;s Online Market Place<\/em> &#8211; eBay<\/li>\n<li><em>The World&#8217;s Local Bank<\/em> &#8211; HSBC<\/li>\n<li><em>Stamina Plus<\/em> &#8211; Hemaviton<\/li>\n<li><em>Tea with Soda<\/em> &#8211; dari TEBS<\/li>\n<li><em>Save money. Live better<\/em> &#8211; Walmart<\/li>\n<\/ul>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya-1-480.webp\" alt=\"jenis tagline provokatif\" title=\"jenis tagline provokatif\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya-1.webp\" width=\"680\" height=\"330\" loading=\"lazy\" alt=\"jenis tagline provokatif\" title=\"jenis tagline provokatif\" \/><\/picture>\n<h3>2. Tagline Provokatif<\/h3>\n<p><em>Tagline<\/em> provokatif menggunakan pilihan kata yang persuasif, memprovokasi agar orang tertarik ikut yang disarankan, atau berisi ajakan untuk menggunakan produk tertentu yang ditawarkan. <em>Tagline<\/em> provokatif dibuat dengan tujuan untuk mendorong konsumen segera mengambil tindakan. Ingat, meski provokatif dan mengarah hanya pada satu produk, tetapi produk yang ditonjolkan memang produk utama dari <em>brand<\/em>.<\/p>\n<p>Contoh <em>tagline<\/em> provokatif:<\/p>\n<ul>\n<li>Tumbuh Itu ke Atas, Bukan ke Samping &#8211; susu HiLo Teen<\/li>\n<li>Ekspresikan Aksimu &#8211; X-Mild<\/li>\n<li>Orang Pintar Minum Tolak Angin &#8211; Tolak Angin<\/li>\n<li>Oli kamu Top One juga, kan? &#8211; Oli Top One<\/li>\n<li><em>Impossible is Nothing<\/em> &#8211; Adidas<\/li>\n<li><em>Just Do It<\/em> &#8211; Nike<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Tagline Imperatif<\/h3>\n<p><em>Tagline<\/em> imperatif adalah <em>tagline<\/em> yang cenderung lebih menegaskan pada suatu aksi yang bisa dilakukan konsumen untuk menyelesaikan masalah yang sedang mereka hadapi. Biasanya, diawali dengan kata kerja yang cenderung mengajak konsumen melakukan tindakan sesuai manfaat yang bisa diberikan produk atau brand.<\/p>\n<p>Contoh <em>tagline<\/em> imperatif:<\/p>\n<ul>\n<li>Untung Pakai Esia &#8211; Esia<\/li>\n<li>Pegadaian, menyelesaikan masalah tanpa masalah &#8211; Pegadaian<\/li>\n<li>Santai, ada Sanken &#8211; Sanken<\/li>\n<li>Enjoy Aja &#8211; L.A Light<\/li>\n<li><em>Get an Idea<\/em> &#8211; Yellow Pages<\/li>\n<li>Shop di Rumah Aja &#8211; Shopee<\/li>\n<li>Mulai Aja Dulu &#8211; Tokopedia<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Tagline Spesifik<\/h3>\n<p><em>Tagline<\/em> spesifik cenderung menonjolkan kelebihan spesifik dari <em>brand<\/em> yang membuat konsumen langsung ingat dan terkesan karena tak ada duanya. <em>Tagline<\/em> ini biasanya mampu menciptakan citra merek (<em>brand image<\/em>) yang kuat dan terlihat lebih unggul dari produk sejenis. Bahkan <em>tagline<\/em> spesifik bisa menggunakan satu atau dua kata saja.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Indomie Seleraku &#8211; Indomie<\/li>\n<li>Raja Mint &#8211; Frozz<\/li>\n<li>Apapun makanannya, minumnya Teh Botol Sosro &#8211; Teh Botol Sosro<\/li>\n<li>Permen wangi ya Relaxa &#8211; Relaxa<\/li>\n<li>Jagonya Ayam &#8211; KFC<\/li>\n<li>Traveloka Dulu &#8211; Traveloka<\/li>\n<li>Pasti Ada Jalan &#8211; Gojek<\/li>\n<\/ul>\n<h3>5. Tagline Superlatif<\/h3>\n<p><em>Tagline superlative<\/em> atau superlatif mirip dengan <em>tagline<\/em> spesifik, yaitu memiliki penegasan terhadap keunggulan atau spesifikasi brand, memposisikan <em>brand<\/em> sebagai <em>brand<\/em> yang unggul dan terbaik, serta ada unsur provokatif.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Jelas Lebih Enak &#8211; Kapal Api<\/li>\n<li>Semakin di Depan &#8211; Yamaha<\/li>\n<li>Kemurnian dari Alam &#8211; Bear Brand<\/li>\n<li><em>Leading Innovation<\/em> &#8211; Toshiba<\/li>\n<li><em>The Happiest Place on Earth<\/em> &#8211; Disneyland<\/li>\n<\/ul>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya-2-480.webp\" alt=\"brand awareness\" title=\"brand awareness\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/apa-itu-tagline-dan-contohnya-2.webp\" width=\"680\" height=\"330\" loading=\"lazy\" alt=\"brand awareness\" title=\"brand awareness\" \/><\/picture>\n<h2>Mengenal Fungsi Tagline<\/h2>\n<p>Kenapa suatu bisnis perlu memiliki <em>tagline<\/em>? Nah, cari tahu fungsi <em>tagline<\/em> bagi bisnis Anda pada penjelasan di bawah ini:<\/p>\n<h3>1. Untuk Meningkatkan Brand Awareness<\/h3>\n<p>Ketika ada <em>brand<\/em> baru yang sedang diperkenalkan ke masyarakat, maka dibutuhkan <em>tagline<\/em> agar masyarakat lebih mudah mengingatnya. Setelah mengenal, kemudian lebih mudah untuk menjadi konsumen. Ketertarikan emosi antara konsumen dengan brand juga akan semakin kuat jika <em>brand awareness<\/em> atau kesadaran merek yang dimiliki konsumen kuat.<\/p>\n<h3>2. Memperkuat Brand Positioning<\/h3>\n<p><em>Brand positioning<\/em> adalah salah satu strategi marketing suatu merek agar bisa semakin dekat dengan konsumen. Dengan adanya <em>tagline<\/em> yang unik dan mudah diingat, konsumen akan merasa dekat dan loyal dengan suatu <em>brand<\/em>.<\/p>\n<h3>3. Membuat Brand Anda Lebih Unggul Kompetitor<\/h3>\n<p>Anda pasti sudah tahu bahwa dalam bisnis, akan selalu ada yang namanya kompetitor, dengan produk sejenis, layanan serupa, dan sebagainya. Nah, fungsi <em>tagline<\/em> bisa jadi pembeda yang menawarkan keunggulan utama dari <em>brand<\/em> Anda. Dengan catatan, Anda perlu memastikan apa yang Anda tonjolkan dalam <em>tagline<\/em>, tidak dimiliki kompetitor.<\/p>\n<h3>4. Memperkuat Identitas Brand<\/h3>\n<p>Identitas merek (<em>brand identity<\/em>) pada dasarnya terkait dengan sesuatu yang terlihat, seperti desain, warna, dan logo yang membedakan suatu merek dengan merek lainnya di benak konsumen. Fungsi <em>tagline<\/em> yang mudah diingat sudah tentu memperkuat identitas suatu merek.<\/p>\n<h3>5. Tagline sebagai Representasi Visi dan Misi Perusahaan<\/h3>\n<p>Perusahaan dengan visi dan misi yang mengutamakan konsumen sebagai prioritas utama, umumnya akan jauh lebih bisa menarik perhatikan. Anda bisa menggunakan <em>tagline<\/em> untuk merepresentasikan visi dan misi perusahaan kepada konsumen. Contohnya: \u201cZakat mudah dan cepat\u201d dari Dompet Dhuafa.<\/p>\n<p>Sekarang Anda sudah mengetahui secara lengkap mengenai apa itu <em>tagline<\/em>, jenis dan fungsi <em>tagline<\/em>. Sudahkah Anda membuat <em>tagline<\/em>? Yuk, maksimalkan potensi bisnis Anda dengan memiliki <em>tagline<\/em> yang mudah diingat konsumen. Jangan lupa, gunakan juga <a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/call-to-action-untuk-promosi-bisnis\/\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><em>call to action<\/em><\/a> saat mempromosikan bisnis, ya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/id\/aplikasi-kasir-android-gratis-untuk-usaha-mikro-kecil-ireap-pos-lite.php\"><picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis-480.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" width=\"680\" height=\"150\" \/>\n<\/picture><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Adakah satu tagline dari brand tertentu yang sampai hari ini Anda ingat dengan baik dan membuat Anda langsung bisa mengenali&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9089,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[144],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8059"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8059"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8059\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12771,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8059\/revisions\/12771"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9089"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8059"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8059"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8059"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}