{"id":8067,"date":"2022-09-20T15:13:59","date_gmt":"2022-09-20T08:13:59","guid":{"rendered":"http:\/\/192.168.20.95\/news\/mengenal-instagram-marketing-dan-manfaatnya-bagi-bisnis\/"},"modified":"2024-02-29T11:59:33","modified_gmt":"2024-02-29T04:59:33","slug":"instagram-marketing-dan-manfaatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/instagram-marketing-dan-manfaatnya\/","title":{"rendered":"Mengenal Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis"},"content":{"rendered":"<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"Article\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/instagram-marketing-dan-manfaatnya\/\"\n  },\n  \"headline\": \"Mengenal Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis\",\n  \"description\": \"Instagram marketing adalah aktivitas promosi dan pemasaran dengan memanfaatkan Instagram. Yuk baca apa itu Instagram marketing, manfaat, dan contohnya\",\n  \"image\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya.webp\",  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"PT. Sterling Tulus Cemerlang\",\n    \"url\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"ireappos.com\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ireappro-logo.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2022-09-20\",\n  \"dateModified\": \"2022-09-20\"\n}\n<\/script>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya-480.webp\" loading=\"lazy\" alt=\"Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis\" title=\"Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya.webp\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis\" title=\"Instagram Marketing dan Manfaatnya bagi Bisnis\" \/><\/picture>\n<p>Menurut data dari <em>We Are Sosial<\/em>, pengguna aktif Instagram di Indonesia mencapai 99,9 juta per bulan. Berdasarkan jumlah tersebut, sekitar 75% pengguna Instagram di Indonesia melakukan aktivitas berbelanja berdasarkan rekomendasi pengguna lainnya. Ini menjadi peluang bagi pemilik bisnis untuk meningkatkan penjualan dengan memanfaatkan Instagram. Yuk, cari tahu secara lengkap mengenai apa itu Instagram marketing dan manfaat Instagram marketing bagi bisnis dalam artikel kali ini.<\/p>\n<h2>Apa Itu Instagram Marketing?<\/h2>\n<p>Instagram marketing adalah aktivitas promosi dan pemasaran dengan memanfaatkan Instagram untuk mencapai tujuan bisnis. Penerapan strategi digital marketing yang tepat sasaran menggunakan Instagram bisa meningkatkan <em>engagement rate audiens<\/em>, meningkatkan <em>brand awareness<\/em>, memudahkan brand berinteraksi dengan konsumen, bahkan dapat meningkatkan penjualan produk atau layanan.<\/p>\n<p>Strategi Instagram marketing terbagi menjadi dua, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>Organik, melalui unggahan <em>content marketing<\/em> pada <em>feed<\/em> Instagram, menggunakan fitur Instagram <em>shopping<\/em>, IG <em>stories<\/em>, Instagram <em>reels<\/em>, hingga <em>live streaming<\/em>.<\/li>\n<li>Berbayar, melalui kerja sama dengan <em>influencer marketing<\/em>, seperti selebgram. Anda juga bisa menggunakan Instagram <em>Ads<\/em> untuk jangkauan audiens yang lebih luas.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Manfaat Instagram Marketing bagi Bisnis dan Contohnya<\/h2>\n<h3>1. Konten Visual Lebih Disukai Pengguna Media Sosial<\/h3>\n<p>Konten visual adalah konten berbentuk gambar, grafis, dan video. Konten visual lebih disukai pengguna media sosial sehingga bisa menghasilkan <em>engagement<\/em> dan kemungkinan interaksi yang lebih tinggi dibanding konten berupa teks. Selain itu, otak manusia memproses informasi visual lebih cepat dibandingkan teks biasa.<\/p>\n<p>Contoh memanfaatkan konten visual yang menarik bisa Anda lakukan dengan mengunggah konten yang sesuai target audiens, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Konten informatif dan edukasi yang bisa menjawab permasalahan konsumen. Misalnya, Anda menjual produk eksfoliasi kulit wajah. Maka buatlah konten mengenai manfaat melakukan eksfoliasi. Di akhir konten, Anda dapat menyisipkan <em>call to action<\/em> untuk membeli produk.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\"><em>Review<\/em> produk melalui foto atau video yang menjelaskan mengenai detail produk yang Anda jual, termasuk keunggulannya.<\/li>\n<li>Konten tutorial untuk melakukan sesuatu. Contoh, tutorial <em>makeup no makeup<\/em>, membuat <em>carousel<\/em> Instagram menarik dengan Canva, dan lainnya.<\/li>\n<li style=\"margin-top:10px\">Konten <em>behind the scene<\/em> dalam proses pembuatan konten yang sudah jadi. Misalnya, <em>behind the scene<\/em> transisi <em>makeup<\/em> yang setelah melalui proses editing menjadi sangat sempurna.<\/li>\n<\/ul>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya-1-480.webp\" loading=\"lazy\" alt=\"Instagram marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas\" title=\"Instagram marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya-1.webp\" loading=\"lazy\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Instagram marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas\" title=\"Instagram marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas\" \/><\/picture>\n<h3>2. Menjangkau Pasar yang Lebih Luas<\/h3>\n<p>Instagram marketing dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Mayoritas pengguna Instagram di Indonesia terbagi menjadi beberapa kelompok usia, yaitu:<\/p>\n<ul>\n<li>13-17 tahun sebanyak 12,2% (7% perempuan. 5,2% laki-laki).<\/li>\n<li>18-24 tahun sebanyak 37,3% (19,8% perempuan, 17,5% laki-laki).<\/li>\n<li>25-34 tahun sebanyak 32,2% (16,9% perempuan. 15,3% laki-laki).<\/li>\n<li>35-44 tahun sebanyak 11,5% (6% perempuan. 5,5% laki-laki).<\/li>\n<li>45-54 tahun sebanyak 4,3% (2,2% perempuan.2,1% laki-laki).<\/li>\n<li>55-64 tahun sebanyak 1,2% (0,6% perempuan.0,6% laki-laki).<\/li>\n<li>65 tahun ke atas sebanyak 1,3% (0,5% perempuan.0,8% laki-laki).<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berdasarkan demografi usia dan jenis kelamin pengguna Instagram menunjukkan bahwa usia yang paling sering menggunakan Instagram berada di 18 hingga 34 tahun. Artinya usia menginjak dewasa di masa perkuliahan, hingga para pekerja di usia dewasa muda. Nah, Anda tinggal menyesuaikan jenis dan tipe konten Instagram yang mau Anda gunakan berdasarkan target audiens yang mau Anda jangkau.<\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<ul>\n<li>Untuk menjangkau audiens berusia remaja, gunakan konten visual yang menarik dan menghibur. Kemudian sisipkan tentang produk Anda. Contohnya bisa Anda lihat pada Instagram <em>brand<\/em> terkenal, seperti KFC, Nike, produk susu pertumbuhan, dan sebagainya.<\/li>\n<li style=\"margin-top:10px\">Untuk audiens perempuan profesional, sajikan konten tutorial, <em>how to<\/em>, atau konten yang terkait dengan <em>self help<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>3. Meningkatkan Brand Image dan Brand Awareness<\/h3>\n<p>Konsistensi dalam melakukan strategi Instagram marketing akan meningkatkan <em>brand image<\/em> dan <em>brand awareness<\/em> bisnis. <em>Brand image<\/em> adalah persepsi konsumen terhadap produk yang meliputi manfaat hingga jaminan dari produk. Sementara <em>brand awareness<\/em> adalah kesadaran masyarakat akan suatu <em>brand<\/em> dan produknya.<\/p>\n<p>Contoh Instagram marketing untuk meningkatkan <em>brand image<\/em> dan <em>brand awareness<\/em>, misalnya:<\/p>\n<ul>\n<li>Menggunakan akun Instagram khusus bisnis.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Konsisten mengunggah konten sesuai kebutuhan calon pelanggan atau target audiens.<\/li>\n<li>Menjalin interaksi dengan konsumen melalui balasan komentar, <em>repost<\/em> ulasan, kirim <em>direct message<\/em>, membuat <em>story<\/em> yang berisi pertanyaan atau lainnya sejenis.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Membuat konten visual yang menarik dengan menggunakan <em>font<\/em> dan <em>tone<\/em> warna yang menjadi ciri khas <em>brand<\/em> atau produk.<\/li>\n<li>Menerapkan strategi AIDA (<em>attention<\/em>, <em>interest<\/em>, <em>desire<\/em>, dan <em>action<\/em>) dalam membuat konten dan <em>caption<\/em> di Instagram.<\/li>\n<li style=\"margin-top:10px\">Memberikan <em>hashtag<\/em> khusus pada setiap unggahan, sehingga memudahkan konsumen untuk mencari melalui <em>hashtag<\/em> tersebut.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>4. Memantau Strategi Kompetitor<\/h3>\n<p>Melalui Instagram, Anda akan lebih mudah dalam memantau dan menganalisis strategi kompetitor. Anda dapat melihat jumlah <em>followers<\/em>, jenis <em>content marketing<\/em> yang digunakan, keterlibatan audiens, cara kompetitor berinteraksi dengan pelanggan, hingga jadwal posting konten. Informasi Instagram marketing kompetitor yang Anda dapatkan, dapat membantu Anda merancang <a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/kata-kata-promosi-ampuh-tingkatkan-penjualan\/\">strategi promosi<\/a> dan penjualan yang lebih menarik dan kreatif.<\/p>\n<h3>5. Mendapatkan Lebih Banyak Calon Pelanggan dengan Interaksi<\/h3>\n<p>Sebagai <em>brand<\/em>, Anda harus bisa menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Caranya, bangunlah interaksi secara aktif. Interaksi yang aktif bisa mendorong peningkatan penjualan dan <em>customer loyalty<\/em>. Bahkan bisa membantu Anda mendapatkan lebih banyak pelanggan. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membangun interaksi di Instagram, antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Membalas setiap komentar pelanggan dalam konten.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Segera membalas DM (<em>dirrect message<\/em>) yang dikirimkan pelanggan<\/li>\n<li>Membuat <em>giveaway<\/em> berhadiah produk, <em>voucher<\/em> diskon, hingga hadiah lainnya.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Membuat kuis atau mengajukan pertanyaan berupa <em>polling<\/em> menarik melalui Instagram story.<\/li>\n<li>Me-<em>repost<\/em> ulang konten ulasan pelanggan ke <em>feed<\/em> atau <em>story<\/em> Instagram bisnis Anda.<\/li>\n<\/ul>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya-2-480.webp\" loading=\"lazy\" alt=\"Instagram marketing bisa menjadi soft selling\" title=\"Instagram marketing bisa menjadi soft selling\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/instagram-marketing-dan-manfaatnya-2.webp\" loading=\"lazy\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Instagram marketing bisa menjadi soft selling\" title=\"Instagram marketing bisa menjadi soft selling\" \/><\/picture>\n<h3>6. Instagram Bisa Menjadi Katalog Produk yang Lebih Soft Selling<\/h3>\n<p><em>Soft selling<\/em> artinya menciptakan hubungan emosional antara pelanggan dengan produk. Setiap konten Instagram terkait produk yang Anda unggah, secara tidak langsung menjadi katalog produk yang dapat dilihat dan menarik perhatian mereka. Berikut bagian konten yang dapat memperkuat <em>soft selling<\/em>:<\/p>\n<ul>\n<li>Menambahkan <em>caption storytelling<\/em> dan memberikan CTA di akhir konten.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Membuat konten berupa infografis dan <em>carousel<\/em> yang informatif serta edukatif untuk menjelaskan keterkaitan pengetahuan dengan produk Anda.<\/li>\n<li>Membuat video atau film pendek yang menunjukkan pentingnya menggunakan produk Anda secara <em>soft selling<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>7. Alat Promosi yang Bagus dan Murah<\/h3>\n<p>Instagram marketing menjadi alat promosi yang bagus dan murah. Anda dapat menampilkan konten visual produk dengan lebih rapi. Fitur pinned post dapat membantu Anda untuk menyematkan konten berisi produk unggulan atau <em>best seller<\/em> di bagian atas <em>feed<\/em> akun Instagram. Selain itu, kemungkinan produk Anda dibeli konsumen sesuai target pasar lebih besar karena pengguna media sosial di Indonesia separuhnya dikuasai pengguna Instagram.<\/p>\n<p>Setelah mengenal instagram marketing, manfaat Instagram marketing dan contoh menggunakan Instagram marketing bagi perkembangan bisnis, maka selanjutnya Anda juga perlu menggunakan <em>call to action<\/em> yang tepat. Simak <a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/call-to-action-untuk-promosi-bisnis\/\">cara menggunakan call to action<\/a> di sini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/id\/index.php\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-cara-mencatat-transaksi-penjualan-dengan-android-1-480.jpg\" alt=\"Banner-ireap-pro\" title=\"Banner-ireap-pro\" \/><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-cara-mencatat-transaksi-penjualan-dengan-android-1.jpg\" loading=\"lazy\" alt=\"Banner-ireap-pro\" title=\"Banner-ireap-pro\" width=\"680\" height=\"150\" \/>\n<\/picture><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menurut data dari We Are Sosial, pengguna aktif Instagram di Indonesia mencapai 99,9 juta per bulan. Berdasarkan jumlah tersebut, sekitar&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9068,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[144],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8067"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8067"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8067\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12766,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8067\/revisions\/12766"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8067"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8067"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8067"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}