{"id":8099,"date":"2022-10-11T09:23:47","date_gmt":"2022-10-11T02:23:47","guid":{"rendered":"http:\/\/192.168.20.95\/news\/ide-dan-tips-konten-carousel-instagram-untuk-jualan\/"},"modified":"2024-02-29T11:59:16","modified_gmt":"2024-02-29T04:59:16","slug":"ide-konten-carousel-instagram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/ide-konten-carousel-instagram\/","title":{"rendered":"Ide dan Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan"},"content":{"rendered":"<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"Article\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/ide-konten-carousel-instagram\/\"\n  },\n  \"headline\": \"Ide dan Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan\",\n  \"description\": \"Content carousel adalah jenis konten di media sosial yang berbentuk slide dan bersifat interaktif. Ini ide dan tips bikin konten carousel Instagram\",\n  \"image\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram.webp\",  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"PT Sterling Tulus Cemerlang\",\n    \"url\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"iRA iReap Assistance\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ireappos-news-and-tips.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2022-10-11\",\n  \"dateModified\": \"2022-10-11\"\n}\n<\/script>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram-480.webp\" alt=\"Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan\" title=\"Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram.webp\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan\" title=\"Tips Konten Carousel Instagram untuk Jualan\" \/><\/picture>\n<p>Apa itu konten <em>carousel<\/em>? <em>Content carousel<\/em> adalah jenis konten di media sosial yang berbentuk <em>slide<\/em> dan bersifat interaktif. <em>Carousel<\/em> bisa membantu Anda mempromosi bisnis yang lebih menarik dan meningkatkan <em>engagement<\/em>. Yuk, cari tahu ide, langkah, dan tips membuat <em>carousel<\/em> Instagram di bawah ini.<\/p>\n<h2>1. Buat Konsep Cerita untuk Konten Carousel<\/h2>\n<p>Konsep cerita atau <em>storytelling<\/em> adalah salah satu jenis konten populer yang mampu menyentuh sisi emosional audiens. <\/p>\n<p>Konten <em>storytelling<\/em> biasanya berisi kisah pribadi, seperti kehidupan sehari-hari, permasalahan yang berhubungan dengan produk sebagai solusinya, hingga sejarah <em>brand<\/em> yang menginspirasi. <em>Storytelling<\/em> membuat audiens merasa lebih dekat dengan brand.<\/p>\n<p>Menggunakan konsep bercerita dalam format <em>carousel<\/em> akan membuat audiens merasa penasaran dan menggeser setiap <em>slide<\/em> sampai akhir untuk mengetahui informasi secara menyeluruh. <\/p>\n<p>Semakin menarik cerita yang Anda tawarkan, audiens akan betah berlama-lama di konten tersebut. Bahkan mereka tak akan ragu untuk memberikan <em>like<\/em>, komentar, membagikan ulang konten, hingga melakukan pembelian produk.<\/p>\n<h2>2. Susun Konten Berdasarkan Konsep Cerita<\/h2>\n<p>Untuk memastikan <em>carousel <\/em> yang Anda buat bisa menyampaikan pesan secara utuh dan mengundang interaksi, Anda perlu menyusun kontennya terlebih dulu. <\/p>\n<p>Pada gambar pertama atau yang tampil di <em>feed<\/em> Instagram, berikan gambar atau video yang temanya senada dengan <em>tone feed<\/em> Instagram Anda. <\/p>\n<p>Konten pertama harus bisa mewakili inti cerita. Sementara konten berikutnya berisi konten yang mendukung cerita utama. Di bagian akhir, Anda bisa memberikan solusi, pertanyaan, hingga <em>call to action<\/em>.<\/p>\n<p>Misalnya, Anda ingin membuat <em>storytelling<\/em> tentang brand kecantikan. Anda bisa memulainya dari konten yang melatarbelakangi <em>brand<\/em> hadir, tahun berdiri, orang-orang di balik layar, momen paling berkesan, menciptakan produk apa saja, bahan-bahan yang digunakan, dan lainnya.<\/p>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram-1-480.webp\" alt=\"Konten Carousel Instagram Berdasarkan Konsep Cerita\" title=\"Konten Carousel Instagram Berdasarkan Konsep Cerita\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram-1.webp\" loading=\"lazy\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Konten Carousel Instagram Berdasarkan Konsep Cerita\" title=\"Konten Carousel Instagram Berdasarkan Konsep Cerita\" \/><\/picture>\n<h2>3. Letakkan Foto\/Video Paling Menarik di Slide Pertama<\/h3>\n<p>Agar dapat menarik perhatian audiens dan mengundang rasa penasaran, sehingga audiens terus menggeser <em>slide<\/em> sampai akhir, maka tempatkan foto atau video yang paling menarik di <em>slide<\/em> pertama. <\/p>\n<p>Misalnya, Anda bercerita tentang cara mencapai <em>work life balance<\/em>. Letakkan foto seorang perempuan berdiri seimbang pada tali yang terentang di ketinggian.<\/p>\n<h2>4. Terapkan Teknik Copywriting<\/h2>\n<p>Selain gambar atau video, tulisan yang ada dalam setiap <em>slide<\/em> konten harus menggunakan teknik <em>copywriting<\/em>. <\/p>\n<p>Teknik <em>copywriting<\/em> adalah teknik menulis yang mampu menarik perhatian dan mewakili kebutuhan audiens, sehingga mereka terbujuk untuk melakukan suatu tindakan. <\/p>\n<p>Contoh, Anda ingin memberikan solusi aplikasi kasir gratis untuk toko kelontong. Anda bisa membuat <em>headline<\/em> gambar pertama seperti \u201cPunya mesin kasir modal smartphone memangnya bisa? Bisa! Cari tahu yuk di sini!\u201d<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/id\/aplikasi-kasir-android-gratis-untuk-usaha-mikro-kecil-ireap-pos-lite.php\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis-480.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" width=\"680\" height=\"150\" \/><\/picture><\/a><\/p>\n<h2>5. Gunakan Call to Action (CTA)<\/h2>\n<p>Anda bisa menggunakan <em>call to action<\/em> (CTA) atau ajakan untuk melakukan sesuatu di konten <em>carousel slide<\/em> pertama dan slide terakhir. <\/p>\n<p>Di <em>slide<\/em> pertama, buat konten yang bisa mengajak audiens masuk ke konten selanjutnya. Sementara CTA pada <em>slide<\/em> terakhir bisa berisi ajakan untuk mengunjungi suatu URL.<\/p>\n<p>Anda perlu memastikan URL atau halaman yang direkomendasikan sesuai dengan kalimat <em>call to action<\/em>-nya. Misal, saat Anda ingin mengarahkan konsumen untuk mempelajari lebih lanjut terkait suatu topik, arahkan ke URL yang memuat informasi seputar topik tersebut. <\/p>\n<p>Jangan sampai Anda mengarahkan ke halaman lain, seperti halaman pembelian produk. URL yang tidak sesuai dengan CTA bisa membuat audiens menjadi bingung bahkan kecewa.<\/p>\n<picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram-2-480.webp\" alt=\"Call to Action (CTA) di Konten Instagram\" title=\"Call to Action (CTA) di Konten Instagram\" width=\"480\" height=\"233\"\/><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/ide-konten-carousel-instagram-2.webp\" loading=\"lazy\" width=\"680\" height=\"330\" alt=\"Call to Action (CTA) di Konten Instagram\" title=\"Call to Action (CTA) di Konten Instagram\" \/><\/picture>\n<h2>6. Variasikan Beragam Ide untuk Konten Carousel<\/h2>\n<p>Tak hanya konten <em>storytelling<\/em>, Anda juga bisa mencoba ide konten <em>carousel <\/em>Instagram lainnya, seperti:<\/p>\n<ul>\n<li>Konten <em>before after<\/em> artinya konten yang menunjukkan hasil pemakaian suatu produk atau layanan. Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Misal, konten pemakaian masker komedo. Gambar pertama menampilkan kulit bagian hidung berkomedo. Sementara gambar berikutnya menampilkan hasil setelah menggunakan masker komedo.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Konten <em>review<\/em>, yaitu konten yang mengulas produk atau layanan secara keseluruhan, sehingga audiens bisa menuntaskan rasa penasarannya, dan mengetahui keunggulan yang produk Anda. Untuk membuat konten ini, selain membuat konten sendiri, Anda juga bisa bekerja sama dengan influencer atau menampilkan testimoni dari pelanggan.<\/li>\n<li>Konten tutorial, artinya konten yang menunjukkan cara menggunakan sesuatu yang bisa dengan mudah diikuti oleh audiens. Contoh, langkah-langkah menggunakan aplikasi kasir iReap.<\/li>\n<li style=\"margin:10px 0\">Konten rekomendasi produk, yaitu konten yang memberikan rekomendasi produk yang bisa menyelesaikan permasalahan konsumen. Misalnya, rekomendasi <em>skincare<\/em> yang aman untuk ibu hamil.<\/li>\n<li>Konten <em>behind the scene<\/em>. Konten ini menunjukkan proses pembuatan sesuatu, bisa produk, layanan, bahkan pembuatan konten marketing. Contoh, <em>behind the scene<\/em> konten <em>food photography<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nah, sekarang Anda sudah punya banyak ide, langkah, dan tips membuat <em>carousel<\/em> Instagram. Terapkan langkah-langkah di artikel ini sehingga promosi Anda bisa sekaligus meningkatkan penjualan. Jangan lupa, terapkan juga call to action yang sesuai, ya. Ini <a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/id\/call-to-action-untuk-promosi-bisnis\/\">Cara Menggunakan Call to Action untuk Promosi Bisnis<\/a>.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.ireappos.com\/id\/aplikasi-kasir-android-gratis-untuk-usaha-mikro-kecil-ireap-pos-lite.php\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\"><picture><source media=\"(max-width: 480px)\" srcset=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis-480.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" \/><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter\" src=\"https:\/\/d2h87rbqc48mm2.cloudfront.net\/ir\/img\/Banner-ireap-lite-gratis.jpg\" alt=\"Banner-ireap-lite-free\" title=\"Banner-ireap-lite-free\" width=\"680\" height=\"150\" \/><\/picture><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu konten carousel? Content carousel adalah jenis konten di media sosial yang berbentuk slide dan bersifat interaktif. Carousel bisa&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9004,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[144],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8099"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8099"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12750,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8099\/revisions\/12750"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9004"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.ireappos.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}