8 Alasan Mengapa Waralaba Adalah Bisnis Populer di Indonesia

Why Franchising Is So Popular Business

8 Alasan Mengapa Waralaba Jadi Bisnis Populer di Indonesia

Apa itu Waralaba? Berdasarkan undang-undang yang ditetapkan pemerintah Indonesia, Waralaba adalah ikatan yang diberikan satu pihak kepada pihak kedua untuk menggunakan serta memanfaatkan hak kekayaan intelektual. Waralaba populer di indonesia yang dikenal sebagai franchise pun bisa diartikan sebagai pertemuan dua belah pihak yang melibatkan penyediaan dan/atau penjualan produk. Sejumlah imbalan lalu akan diberikan sesuai persyaratan yang sudah disepakati bersama.

Dalam waralaba atau franchise, pihak pemberi hak disebut sebagai franchisor. Kemudian pihak lain yang mengelola usaha berdasarkan hak yang diberikan disebut sebagai franchisee. Pengelolaan waralaba di Indonesia sendiri sudah diatur sedemikian rupa dalam Peraturan Pemerintah 42/2007 tentang Waralaba.

subsribe youtube Sterling Tulus Cemerlang STEM

Mengapa membeli waralaba lebih menguntungkan?

waralaba adalah

Untuk sejumlah pebisnis, waralaba adalah jenis bisnis menguntungkan. Bahkan tak sedikit pemula yang memilih franchise untuk merintis bisnis mereka. Lalu, apa saja alasan yang membuat waralaba layak untuk dibeli?

  1. Bukan sekadar membeli usaha

    Ketika mengulik waralaba atau franchise, Anda pasti akan mendapatkan penawaran pembelian yang mencakup bahan baku hingga gerobak atau booth dengan harga tertentu. Menjalankan usaha ini pun sekilas tampak mudah karena Anda tak perlu memusingkan produk yang dijual atau memikirkan cara membangun brand yang sesuai.

    Baca juga: 3 Kunci Sukses dalam Bisnis Waralaba Kuliner

    Di sisi lain, waralaba adalah usaha yang tak hanya berpusat pada pembelian usaha. Anda akan dilatih untuk mengolah produk (untuk makanan dan minuman, misalnya) hingga menjaring konsumen di lokasi strategis. Dengan begitu, pengalaman berbisnis Anda akan lebih variatif.

  2. Tak repot mengurus brand atau merek

    Menyambung dari poin sebelumnya, mengurus brand atau merek bakal memakan proses cukup panjang dan lama, terutama bagi pemula. Anda harus melakukan riset dulu sebelum menentukan brand yang sesuai. Kemudian, supaya tidak diklaim pebisnis lain, brand tersebut harus dipatenkan agar menjadi hak Anda seutuhnya.

    Lain ceritanya kalau Anda memilih waralaba. Merek atau brand sudah diurus oleh pemilik franchise. Anda hanya perlu mengelola bisnis dan memerlukan promosi sesuai strategi yang sudah diarahkan untuk mendapatkan profit yang lebih besar.

    Kelola Bisnis Franchise dengan Aplikasi Kasir iReap POS

  3. Dukungan memadai dari pemilik waralaba

    Waralaba adalah jenis bisnis yang memudahkan pemula karena dukungan memadai dari pihak pemilik atau penjual. Selain menyediakan bahan baku dan perlengkapan, franchisor pun akan memberikan bimbingan berupa training atau pelatihan, panduan operasional, hingga arahan yang akan membantu Anda menjalankan usaha setelah launching.

    Jenis dukungan yang beragam akan membuat pemula mampu menekan risiko seperti kerugian di awal pengelolaan bisnis. Kemudian, Anda juga bakal lebih mudah mengembangkan franchise agar maju dan menguntungkan.

  4. Terdapat promosi berkesinambungan

    Alasan lainnya yang membuat waralaba lebih dipilih pebisnis baru terletak pada promosi. Betapa tidak? Waralaba adalah usaha yang memiliki promosi berkesinambungan yang tak akan memaksa Anda mengeluarkan bujet besar. Terutama kalau Anda membeli produk waralaba dari franchisor yang namanya sudah besar dan berpengalaman.

    Beberapa waralaba tak akan mengenakan biaya sepeser pada franchisee, tetapi ada juga yang meminta Anda untuk membuat media sosial untuk meningkatkan brand awareness. Namun, langkah tersebut masih terbilang praktis dibandingkan menyiapkan promosi dari awal.

  5. Meningkatkan peluang sukses dalam berbisnis

    Karena sudah mempunyai manajemen yang lebih tertata, waralaba menjamin kesuksesan berbisnis lebih tinggi dibandingkan usaha lainnya. Persentase yang bakal dirasakan pemula bahkan dapat mencapai 70%. Sementara sebagian besar bisnis yang dirintis sendiri dari nol hanya memberikan jaminan sukses maksimal 60%.

    Dengan kata lain, waralaba adalah jalan singkat bagi Anda yang baru terjun ke dunia bisnis tanpa harus mengorbankan banyak hal. Meski begitu, Anda sebagai franchisee tetap punya tanggung jawab untuk mengelolanya agar pemasukan terus masuk dalam jangka waktu lama.

  6. Ada bantuan dari sesama rekan franchisee

    Dukungan tak hanya datang dari franchisor, melainkan juga franchisee. Bersama mereka, Anda bisa berbagi pengalaman selama berbisnis, memberikan saran, dan lain sebagainya. Bantuan seperti ini dinilai akan memotivasi para pemula yang biasanya belum percaya diri mengelola bisnis dan cemas karena harus memulai semuanya sendiri.

    Carilah franchisee yang menjalankan bisnis di kawasan yang sama apabila Anda memerlukannya. Di sini, Anda pun dapat melihat waralaba adalah jenis usaha yang mampu mempererat kerja sama tim yang berada di bawah naungan yang sama.

    Baca juga: 9 Tips Membeli Bisnis Waralaba

  7. Tak akan kesulitan menemukan lokasi

    Mencari lokasi strategis adalah salah satu langkah yang kerap menjadi kendala bagi pemula. Kalaupun berhasil mendapatkannya, mereka kadang harus merogoh kocek dalam atau bersaing dengan kompetitor yang menjual produk serupa. Kendala-kendala seperti ini yang berpotensi menghambat pengembangan bisnis Anda.

    Namun, franchisor akan memandu Anda menemukan lokasi optimal yang mereka dapatkan sesuai riset terlebih dulu. Dengan begitu, Anda sebagai franchisee tak perlu memusingkan karakter tempat dan bisa segera mulai berbisnis.

  8. Lebih cepat dalam memulai bisnis

    Waralaba adalah pilihan tepat bagi Anda yang tak mau membuang banyak tenaga dan uang untuk berbisnis. Seperti yang dibahas pada poin-poin sebelumnya, Anda selaku franchisee dimudahkan dari berbagai aspek, sebut saja perlengkapan, brand, hingga promosi. Anda hanya perlu memastikan apabila produk yang dipasarkan sesuai selera dan minat.

    Di sisi lain, jangan cepat terlena dengan kepraktisan menjalankan waralaba. Anda akan dilatih untuk menjaga usaha tersebut agar mampu bertahan, terutama kalau produk yang dijual umum dijumpai atau muncul dari tren yang mudah berubah.

Apa saja jenis waralaba yang bisa dipilih untuk berbisnis?

apa itu waralaba

Apa Anda semakin mantap ingin menjadi franchisee setelah membaca alasan-alasan di atas? Waralaba adalah bisnis yang fleksibel dari berbagai segi, termasuk jenisnya. Jadi, kalau Anda sudah yakin memilihnya sebagai sumber penghasilan, mari kenali jenis-jenis franchise berdasarkan produk dan negara asal seperti yang tertera di bawah ini.

Jenis waralaba berdasarkan produk
Ada tiga jenis waralaba yang dibagi sesuai produk yang ditawarkan, antara lain:

  1. Waralaba Barang

    Makanan, minuman, hingga pakaian adalah segelintir contoh barang yang kerap dipasarkan lewat jalur waralaba. Selain mudah ditangani, pangsa pasarnya pun luas;

  2. Waralaba Jasa

    Jenis waralaba ini menawarkan layanan seperti kursus, penatu atau laundry, hingga jasa pengiriman barang;

  3. Waralaba Gabungan

    Orang-orang yang mengelola waralaba ini akan memberikan produk dalam bentuk barang sekaligus jasa atau layanan.

iReap POS Pro Membantu Memonitor Toko Anda yang Tersebar

Sementara berdasarkan negara asal, waralaba dibagi jadi dua jenis, yaitu:

  1. Waralaba Dalam Negeri

    Pada jenis waralaba ini, usaha yang dikembangkan benar-benar datang dari dalam negeri. Minimarket dan makanan adalah dua bidang yang mendominasi waralaba dalam negeri;

  2. Waralaba Mancanegara

    Jenis waralaba ini datang dari luar negeri untuk kemudian dikelola franchise di negara lain. Biasanya ada sejumlah perubahan dilakukan untuk menyesuaikan budaya maupun perilaku konsumen di negara tujuan.

Waralaba adalah bisnis yang tak dipungkiri memudahkan pebisnis pemula. Semoga informasi ini bisa memotivasi Anda untuk memulainya!

Download iREAP POS Lite