Pilih Aplikasi Kasir Online vs Offline? Mana yang Cocok untuk Saya?

online-vs-offline-point-of-sale-software-which-one-right-for-me

Pilih Aplikasi Kasir Online vs Offline? Mana yang Cocok untuk Saya?
Sejak ditemukan teknologi internet dan digunakan untuk umum, maka industry aplikasi / software turut menikmati dengan kehadiran aplikasi-aplikasi yang berjalan online dibanding sebelumnya aplikasi hanya berjalan offline.

Demikian juga halnya aplikasi kasir yang tersedia ikut berevolusi dari aplikasi Offline menggunakan komputer desktop menjadi aplikasi Online apalagi dengan tersedianya aplikasi kasir dalam platform android atau ios. Mana yang lebih baik? Offline vs Online? Berikut penjelasan akan hal ini agar anda tidak salah dalam memilih kebutuhan aplikasi kasir yang sesuai.

Lebih lanjut mengenai apa itu aplikasi kasir dan manfaatnya

  1. Apa itu Aplikasi Kasir Offline?

    Yang dimaksud kan dengan aplikasi kasir Offline adalah aplikasi kasir yang digunakan pada suatu toko, transaksi penjualan yang di input tesimpan hanya di mesin kasir tersebut, atau kalaupun ada beberapa kasir dalam satu toko. Data-data hanya tersimpan pada server di toko tersebut.

    Disebut sistem kasir offline, karena sistem tidak terkoneksi keluar jaringan toko misalnya ke server kantor pusat.

    Kelebihan sistem kasir offline:

    • Transaksi lebih cepat karena semua data tersimpan offline
    • Transaksi dapat dilakukan tanpa adanya koneksi jaringan keluar toko.

    Kelemahan sistem kasir offline:

    • Jika anda memiliki lebih dari 1 (satu) lokasi, sulit untuk melihat laporan secara langsung, anda harus dating ke toko atau data dikirimkan dalam periode tertentu
    • Sulit untuk melakukan standardisasi, misalnya kita perlu melakukan perubahan harga suatu barang misalnya coca cola kaleng 330ml. Anda harus memberitahukan masing-masing team di toko, untuk melakukan update harga.
    • Sulit dalam melakukan kontrol terhadap toko. Khususnya perubahan harga jual harus dan dapat dilakukan oleh toko masing-masing, sehingga rawan kesalahan dan penipuan.
  2. Pilih Aplikasi Kasir Online vs Offline

  3. Apa itu Aplikasi Kasir Online

    Hadirnya aplikasi kasir online tidak terlepas dari perkembangan teknologi komunikasi dan infrastruktur, sehingga saat ini untuk menghubungkan satu perangkat computer ke perangkat lainnya merupakan hal yang umum. Apalagi jika kita membicarakan perangkat mobile android atau ios yang pada dasarnya sudah terkoneksi secara otomatis ke jaringan intenet.

    Pada aplikasi kasir online, kita biasanya berbicara bahwa kasir yang ada di toko-toko yang tersebar, seluruhnya terkoneksi khususnya ke kantor pusat. Dengan demikian data-data akan tersentralisasi.

    Kelebihan sistem kasir online:

    • Transaksi yang terjadi ditoko, bisa langsung terbaca di kantor pusat, atau bahkan ditoko lainnya, jika hak akses nya diberikan.
    • Kontrol dan Standarisasi terhadap data dapat terjaga dengan baik. Misalnya pada saat menambah 1 (satu) barang / produk baru, maka akan diinput dikantor pusat, lalu data tersebut akan sama tersebar kesemua toko yang terkoneksi. Demikian halnya jika ada perubahan harga, dapat dilakukan di kantor pusat sehingga meningkatkan kontrol.

    Kelemahan sistem kasir offline:

    • Pada saat transaksi terjadi, mesin kasir anda harus selalu terhubung dengan jaringan, kekantor pusat atau ke internet. Pada saat jaringan anda bermasalah, maka anda tidak bisa melakukan input transaksi dan hal ini sangat beresiko menimbulkan penipuan atau fraud. Transaksi tidak atau lupa diinput pada saat jaringan sudah berjalan Kembali.
    • Anda harus memperhatikan, volume data anda. Misalnya berapa besar data produk anda? Beberapa retail seperti fashion bisa memiliki mulai puluhan ribu, ratusan ribu bahkan menurut pengalaman kami sampai jutaan master produk yang sering disebut SKU (stock keeping unit). Menggunakan sistem online harus menjadi perhatian anda besarnya kebutuhan jaringan dengan volume data anda. Termasuk berapa besar data transaksi yang harus dikirimkan segera setiap transaksi terjadi. Hal ini agar menghindari sistem berjalan tidak sesuai dengan yang diharapkan dan menyebabkan antrian panjang yang berakibat kepada hilangnya penjualan.
    • Memerlukan biaya tambahan untuk jaringan yang harus bekerja terus, selama toko beroperasi.

Melihat kepada dua perbandingan diatas ini, tentu kita secara sederhana memutuskan ingin menggunakan sistem kasir online, akan tetapi siapa yang bisa meyakinkan bahwa jaringan anda ke kantor pusat atau ke internet dapat selalu berjalan tanpa gangguan sama sekali?. Terutama jika toko anda banyak dan tersebar sampai kekota-kota kecil.

Karena itu, kami melihat perlu memiliki sistem yang menggabungkan antara sistem online dan offline ini. Hal ini agar kita bisa mendapatkan keuntungan dari kedua sistem tersebut. Solusi tersebut adalah design aplikasi kasir yang anda pilih walaupun Online tetapi juga harus bisa mendukung pada saat kondisi Offline. Sehingga pada saat transaksi semuanya harus berjalan secara offline agar transaksi bisa berjalan dengan cepat dengan kemampuan data besar.

Disaat yang sama, sistem juga Online dimana pada saat koneksi jaringan tersedia, semua data transaksi otomatis terkirim, tetapi pada saat kondisi jaringan tidak bekerja, semua data tersimpan offline di mesin kasir, sehingga penjualan tidak terganggu. Pada saat kemudian kondisi jaringan tersedia kembali, otomatis semua transaksi yang belum terkirim akan terkirim ke kantor pusat.

Setelah mengetahui perbedaan sistem kasir online dan offline, silahkan anda tentukan dengan kebutuhan anda. Beberapa hal yang selalu menjadi factor pertimbangan kami. Berapa banyak toko yang anda Kelola? Satu atau sampai ribuan toko. Berapa banyak produk yang anda tangani? Ratusan kode barang, ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu atau bahkan jutaan master barang.

Pilih Aplikasi Kasir Online vs Offline