Memahami Lebih Dalam Seputar Franchisee

Understanding About the Franchisee


Memahami Lebih Dalam Seputar Franchisee

Apakah Anda pernah dengar tentang jalur buka usaha sebagai franchisee? Istilah franchisee adalah kata yang sudah umum di bisnis tapi jarang digunakan oleh pihak awam. Bagi Anda yang ingin belajar lebih soal ini, mari bahas bersama dalam artikel berikut!

Apa Itu Franchisee?

Franchisee adalah istilah untuk lembaga ataupun individu yang membayar waralaba untuk izin menggunakan HAKI mereka. Contoh saja Anda adalah orang Indonesia yang ingin buka restoran pizza di Indonesia. Daripada buat sendiri, Anda bisa jadi Franchisee untuk Pizza Hut yang brandnya sudah terkenal di jelas disukai banyak orang.

Sebagai Franchisee Anda bisa menggunakan kekuatan brand usaha waralaba untuk membangun usaha Anda sendiri. Tentu nanti Anda mengembalikan sebagian keuntungan sebagai fee pada pihak waralaba. Tapi sisanya Anda bisa nikmati sendiri sebagai pemasukan perusahaan.

Kelebihan Menjadi Franchisee

Banyak orang memilih menjadi franchisee dibandingkan buat brand sendiri. Mengapa demikian? Jika ingin tahu kelebihan memilih jalur usaha ini, mari bahas 3 kelebihan yang paling menonjol berikut ini:

Tidak Keluar Biaya Marketing Besar

Kelebihan pertama jadi franchisee adalah biaya yang rendah untuk marketing. Karena Anda sudah memegang brand franchise yang dikenal banyak orang, Anda tidak perlu keluar usaha besar untuk memperkenalkan nama usaha Anda.

Bandingkan hal ini dengan saat buat usaha sendiri dan harus melakukan promosi. Orang tidak tahu tentang usaha Anda, jadi proses pendekatan ke masyarakat dimulai dari 0. Membuat orang yakin usaha Anda menarik tentu tidak mudah. Tapi dengan nama brand besar, hal ini lebih simpel. 

Pemasukan Lebih Pasti

Saat orang sudah tahu franchise, mereka akan lebih yakin beli di situ. Contoh saja banyak pelancong luar negeri yang datang ke Indonesia dan memilih makan KFC ataupun McDonald. Hal ini terjadi karena mereka sudah kenal brand dan yakin akan hidangan di situ. Tidak perduli menu dan pilihan makanan berbeda, yang penting mereka merasa sudah dekat.

Para pelanggan seperti ini bisa jadi pemasukan yang lebih pasti. Jika buat usaha dari nol dan tidak ada orang yang kenal, pemasukan Anda pasti tidak akan stabil. Anda harus mengeluarkan effort untuk promosi dan melakukan marketing sebelum dapat pemasukan stabil.

Modal Usaha Lebih Rendah

Modal untuk memulai usaha sebagai franchisee jauh lebih rendah dibandingkan buka usaha sendiri. Selain itu, Anda bisa dapat dukungan dari pihak waralaba untuk banyak hal. Mulai dari pelatihan pegawai, SOP, resep dan bahkan supply.

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Jadi Franchisee

Jika Anda memutuskan ingin ambil jalur franchisee untuk usaha, ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Franchisee adalah jalur usaha yang terkesan mudah, tapi jika tidak dikelola baik, Anda tentap akan rugi. Jadi agar lebih sukses, mari perhatikan hal penting berikut ini:

Budget yang Anda Miliki Harus Lebih

Saat ingin ambil franchise, Anda pastikan modal yang dimiliki berada di atas penawaran. Contoh saja Anda bisa jadi franchisee dengan bayar 10 juta Rupiah saja. Tapi lebih baik Anda miliki 15 sampai 20 juta Rupiah sebagai modal.

Untuk usaha baik, Anda tentu perlu berbagai hal sebagai pendukung. Mulai dari biaya operasi sampai kebutuhan asset yang tidak dibantu oleh waralaba. Menggunakan budget yang lebih, Anda juga bisa jaga – jaga untuk kebutuhan mendadak saat ada pengeluaran tiba – tiba.

Perhatikan Persyaratan Dalam Kontrak

Saat menjadi franchisee, Anda harus baca benar kontrak yang diberikan. Hal seperti aturan SOP dan juga batasan – batasan yang diberikan bisa jadi hal yang mengikat. Saat Anda melanggar, bisa saja Anda di tuntut dan mengganti rugi dalam jumlah besar.

Beberapa orang terjerumus masalah ini karena kurang mengerti tentang kontrak dan batasannya. Jadi jangan sampai hal ini terjadi pada Anda. Pastikan baca lengkap syarat dan kontrak agar bisnis bisa dijalankan lebih lancar.

Selalu Timbang Soal Franchise Fee

Saat ingin jadi franchisee, pastikan Anda menimbang soal fee. Besaran fee ini bisa tampak ringan di awal, tapi tagihan selanjutnya bisa berbeda. Beberapa franchisee membuat aturan kontrak yang ringan dari segi pembayaran awal. Tapi fee untuk per bulan dibuat lebih tinggi.

Selain itu, pihak waralaba bisa memberikan aturan bayar pemutusan kontrak. Jadi jika ingin berhenti jadi franchisee mereka, Anda tetap harus membayar lagi. Hal seperti ini akan merugikan. Jadi timbang dulu soal biaya – biayanya sebelum ambil keputusan. 

Sekian bahasan tentang franchisee ini. Selama Anda tahu bahwa jalur franchisee adalah pilihan yang baik, tidak ada salahnya mencoba ambil usaha ini. Semoga bahasan ini berguna bagi Anda!

iReap POS Pro Membantu Memonitor Toko Anda yang Tersebar