Peluang Bisnis Hampers dan Jenis-Jenis Hampers

peluang bisnis hampers dan jenisnya

Peluang Bisnis Hampers dan Jenis-Jenis Hampers

Bisnis hampers merupakan bisnis musiman yang cukup menjanjikan keuntungan. Biasanya bisnis ini akan sangat ramai peminatnya menjelang hari raya keagamaan, seperti Natal dan Lebaran.

Meski awalnya dikenal sebagai bisnis musiman, namun perkembangan bisnis ini cukup pesat. Apalagi pemberian hampers tak hanya untuk Lebaran dan Natal, tetapi juga untuk merayakan momen khusus, seperti ulang tahun, wisuda, dan sebagainya.

Berminat menekuni bisnis hampers? Baca dulu di artikel ini, yuk, bagaimana peluang bisnis hampers tahun ini dan apa saja jenis-jenis hampers yang bisa Anda jual.

Peluang Bisnis Hampers

Jika pada tahun-tahun sebelumnya, bisnis hampers hanya ramai menjelang hari raya keagamaan, seperti Idul Fitri dan Natal, maka saat ini bisnis hampers tetap ramai sepanjang tahun.

Hal ini karena terbangunnya kebiasaan masyarakat di Indonesia untuk saling memberi bingkisan pada momen-momen penting dan membahagiakan, seperti momen ulang tahun, pembukaan gerai toko, momen wisuda, pernikahan, saat berkunjung ke rumah saudara, dan sebagainya.

Variasi bentuk, hiasan, dan isi hampers yang beragam berpotensi memberi keuntungan yang juga beragam. Apalagi risiko kerugian bisnis ini juga kecil, mengingat hampers dibuat berdasarkan pesanan atau sistem pre order. Artinya, pelanggan harus melakukan pemesanan dan pembayaran terlebih dahulu, baru Anda membuatkan hampers pesanan mereka.

Analisis Keuntungan Bisnis Hampers

Analisis Keuntungan Bisnis Hampers

Sebelum mulai menekuni bisnis ini, sebaiknya perhatikan dulu seperti apa analisis keuntungannya. Jenis bisnis ini dikatakan punya potensi keuntungan yang terbilang besar. Modal dengan harga jualnya ke pasaran terbilang punya selisih yang cukup signifikan.

Misalnya ingin membuat hampers berisi snack atau camilan. Modal yang dibutuhkan bisa saja kurang dari Rp200.000,00 untuk 7 macam snack. Kemudian modal untuk kemasan hampers katakan saja Rp50.000,00. Setelah dikemas, hampers ini bisa dijual dengan rentang harga Rp300.000,00 sampai Rp450.000,00. Nilai jualnya terletak pada estetika dari hampers tersebut, bukan lagi pada isinya.

Atau untuk lebih jelas, Anda bisa mempelajari ilustrasi perhitungan bisnis hampers berikut ini:

Modal bisnis hampers:

  • Isi: Rp200.000,-
  • Kemasan dan dekorasi: Rp30.000,-
  • Lain-lain: Rp20.000,-

Dengan modal sekitar Rp250.000,- Anda bisa menjual hampers ini seharga Rp450.000,- karena dekorasi kemasannya yang unik dan menarik. Jika dalam satu bulan Anda bisa menjual 10 hampers saja, maka keuntungan yang Anda dapatkan Rp2.000.000,-

Prinsipnya, Anda perlu melakukan perhitungan biaya untuk pembelian bahan-bahan dan isi hampers dengan baik, termasuk memperhitungkan biaya operasional. Setelahnya, Anda bisa menetapkan berapa range keuntungan yang Anda inginkan beserta harga jual hampers.

Jenis-Jenis Hampers

Jenis-Jenis Hampers

1. Hampers Natal

Hampers Natal adalah hampers yang biasanya dipesan menjelang perayaan Natal untuk memberi bingkisan kepada kerabat, saudara, relasi, dan sebagainya.

Jika Anda menjual hampers Natal yang isinya kue kering buatan sendiri, maka pre order sudah harus dibuka sejak 1 bulan sebelumnya. Tujuannya, agar Anda bisa mempersiapkan modal pembelian bahan baku, bahan kemasan, dan merancang dekorasi kemasan.

Selain kue dan makanan, isi hampers juga bisa disesuaikan dengan keinginan pemesan.

2. Hampers Lebaran

Sama halnya seperti momen Natal, momen Lebaran menjadi saat orang-orang saling memberi bingkisan. Umumnya, isi hampers Lebaran berupa kue, makanan, buah, sembako, peralatan shalat, dan sebagainya.

Ada baiknya pemesanan hampers Lebaran sudah Anda mulai sejak awal bulan Ramadhan atau bulan puasa.

Bahkan jika bisnis Anda sudah terkenal dan punya banyak pelanggan, Anda mulai buka pesanan sejak 2-3 bulan sebelumnya.

3. Hampers Ulang Tahun

Momen ulang tahun juga menjadi momen membahagiakan untuk kebanyakan orang sehingga pemberian hampers ke keluarga dan kerabat pun dilakukan pada momen ini.

Tak hanya untuk merayakan ulang tahun anak, bahkan saat ini orang dewasa pun bisa merayakan ulang tahun dengan cara membagikan hampers.

4. Hampers Kelulusan

Hampers kelulusan atau hampers wisuda biasanya diberikan kepada seseorang yang melaksanakan wisuda dan diberikan di hari wisuda. Pemberian hampers ini menjadi bentuk ucapan selamat dan doa agar yang baru wisuda berbahagia, serta dimudahkan dalam proses selanjutnya.

Isi hampers kelulusan bisa apa saja, mulai dari cokelat, bunga, atau benda-benda favorit si penerima.

5. Hampers Naik Jabatan

Saat ada seseorang yang mendapatkan promosi di tempat kerjanya dan naik jabatan, maka rekan kerja di kantor, kerabat, dan orang terdekatnya akan melakukan pemesanan hampers. Pemberian hampers bisa menjadi ucapan selamat yang meninggalkan kesan mendalam.

Nah, ini bisa jadi produk bisnis hampers Anda juga lho. Tinggal Anda siapkan saja list harga hampers yang menjadi layanan bisnis Anda.

6. Hampers saat Silaturahmi

Saling berkunjung dan bersilaturahmi hingga hari ini masih menjadi budaya masyarakat Indonesia. Di masa lalu, kebiasaan berkunjung akan disertai dengan membawa buah tangan atau bingkisan. Di masa sekarang, bingkisan yang dibawa bisa juga dalam bentuk hampers lho.

7. Hmaampers untuk Berbagai Momen Penting

Selain 6 jenis hampers di atas, masih banyak momen penting lainnya yang membuka peluang bisnis hampers dalam bentuk lain. Semakin banyak produk bisnis hampers yang Anda sediakan, semakin besar potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Apalagi kalau Anda bisa menyediakan isi hampers yang bervariasi dan sesuai pesanan pelanggan.

Target Market Bisnis Hampers Agar Untung

Jika ingin mencoba bisnis hampers, maka Anda perlu menentukan target market yang tepat sehingga keuntungan bisa maksimal. Nah, beberapa target market potensial untuk bisnis hampers, antara lain:

  • Bidik calon pelanggan dari kalangan milenial yang berusia antara 20 tahun hingga 45 tahun. Kalangan ini biasanya sudah melek teknologi dan sudah pula terbiasa berbelanja online.
  • Pangsa pasar paling banyak untuk hampers adalah perempuan. Sementara kalau ada konsumen pria yang ingin membeli hampers biasanya mereka akan titip dengan pasangan atau rekan perempuannya. Jadi kalau Anda ingin bisnis hampers yang Anda kelola laris manis, bidik pasar perempuan.
  • Saling mengirim hampers saat ini sudah jadi tradisi sehingga peluangnya masih terbuka lebar bagi Anda yang baru mau memulai bisnis hampers.

Bisnis hampers merupakan bisnis yang memiliki peluang keuntungan yang lumayan besar. Tak hanya dalam momen perayaan keagamaan saja, tetapi banyak momen bahagia lainnya dalam kehidupan seseorang yang membutuhkan kehadiran hampers. Apakah kamu sudah siap memulai bisnis hampers? Langsung saja baca artikel ini ya: Tips Memulai Bisnis Hampers bagi Pemula.

Banner-ireap-pro