Pengertian Manajemen Penjualan, Fungsi dan Tujuannya

Definition of Sales Management

Pengertian Manajemen Penjualan

Sales management atau manajemen penjualan menjadi aspek tak terlewatkan dari penerapan strategi pemasaran perusahaan. Adanya pengelolaan yang baik membuat proses pemasaran produk jadi lebih tertata. Dengan begitu, proses penjualan produk dapat berjalan lebih efisien dan mampu menghasilkan profit lebih tinggi bagi perusahaan.

Berkaitan dengan manfaatnya yang mampu mendorong profit, sales management merupakan pengetahuan yang tidak hanya diperlukan oleh pebisnis besar. Namun, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) juga perlu menerapkannya. Dengan begitu, Anda mampu bersaing dengan lebih baik meski harus berhadapan dengan perusahaan yang lebih besar.

Baca juga: Pengertian Manajemen, Fungsi, Unsur, Gaya, dan Jenisnya

Pengertian dan Aspek Penting Dalam Manajemen Penjualan

Pengertian dan Aspek Penting Dalam Manajemen Penjualan
Pengertian dan Aspek Penting Dalam Manajemen Penjualan. Gambar: pexels.com

Sales management merupakan proses mengembangkan tim penjualan, koordinasi pelaksanaan strategi penjualan, dan sekaligus penerapan teknik penjualan dalam bisnis. Penerapannya dapat membantu perusahaan untuk mampu mencapai target yang telah ditetapkan dan bahkan melampauinya.

Penerapan manajemen penjualan dapat mendorong kerja sama dari setiap personal dalam tim sales. Dalam penerapannya, The Investors Book menyebutkan tiga aspek penting dalam sales management, yaitu:

1. Operasi penjualan

Aspek ini merupakan upaya dari sales manager dalam menyusun tim yang dapat bekerja efektif. Untuk itu, sales manager tidak hanya bertugas memilih sumber daya manusia (SDM) yang tepat. Namun, Anda juga perlu membekali mereka dengan pengetahuan yang sesuai agar dapat melakukan penjualan dengan baik.

2. Strategi penjualan

Penerapan manajemen penjualan juga harus memperhatikan strategi. Anda tidak bisa serta-merta menggelar dagangan di tempat yang ramai dan mengharapkan para pembeli datang dan melakukan transaksi. Sebagai gantinya, Anda perlu membangun sales funnel yang dapat memberikan konversi secara berkelanjutan.

Baca juga: Apa itu analisis SWOT? Manfaat dan Contohnya

3. Analisis penjualan

Aspek yang ketiga adalah analisis. Anda perlu memastikan bahwa tim dan strategi penjualan yang ada mampu memperlihatkan performa optimal. Dengan adanya proses analisis, Anda bisa mengetahui adanya bagian-bagian yang perlu memerlukan perbaikan.

Fungsi Manajemen Penjualan

Fungsi Manajemen Penjualan
Fungsi Manajemen Penjualan. Gambar: pexels.com

Penerapan sales management dapat membantu perusahaan dalam memperoleh keuntungan lebih besar. Pencapaian ini bisa didapatkan berkat empat fungsi utama manajemen penjualan, yaitu:

1. Penetapan target

Fungsi yang pertama adalah membantu penetapan target penjualan. Penetapan target sales tidak hanya berkaitan dengan kuantitas produk yang berhasil dijual. Namun, Anda juga perlu memastikan adanya keseimbangan, terutama ketika perusahaan punya beberapa produk untuk segmen berbeda.

2. Perencanaan, penganggaran, dan pengorganisasian

Ketika target penjualan telah ditetapkan, fungsi manajemen penjualan selanjutnya adalah melakukan perencanaan, penganggaran, dan sekaligus pengorganisasian. Perusahaan dapat memilih untuk menggunakan strategi yang ada atau melakukan modifikasi sesuai dengan kebutuhan. Aspek mendasar seperti penggunaan sumber daya, kanal distribusi, atau program yang dijalankan, menjadi pembahasan yang tak boleh dilewatkan.

3. Implementasi

Penerapan sales management juga berfungsi untuk memastikan bahwa strategi penjualan dapat diimplementasikan dengan baik. Upaya implementasi dapat dilaksanakan dengan cara merekrut karyawan baru, memberikan pelatihan, atau penetapan kompensasi penjualan.

4. Kontrol dan evaluasi

Fungsi yang terakhir, manajemen penjualan dapat membantu manajer dalam mengontrol serta mengevaluasi program yang tengah dijalankan. Anda dapat membandingkan antara tujuan awal yang telah ditetapkan dengan hasil pencapaian dari tim sales. Selain itu, Anda juga dapat memperhatikan performa anggota tim sales secara individu dengan mencermati aspek penting seperti kepuasan pelanggan, arus kas, jumlah penjualan, dan pengeluaran.

Tujuan Manajemen Penjualan

Tujuan Manajemen Penjualan
Tujuan Manajemen Penjualan. Gambar: pexels.com

Sebagai tambahan, implementasi sales management dalam bisnis mempunyai lima tujuan, yaitu:

  1. Memperoleh pendapatan

    Tanggung jawab utama dari setiap personal dalam divisi penjualan adalah memberikan penghasilan bagi perusahaan.

  2. Mendorong angka penjualan

    Melalui penerapan manajemen penjualan yang efisien, perusahaan berharap agar bisa memperoleh peningkatan angka penjualan produk. Kalau aktivitas penjualan berjalan dengan baik, tim produksi dapat bekerja dengan optimal.

  3. Mendatangkan keuntungan

    Pelaksanaan manajemen penjualan bertujuan agar perusahaan mampu memperoleh profit lebih banyak. Oleh karena itu, tim sales perlu menerapkan rencana, koordinasi, dan kontrol yang efektif.

  4. Perkembangan usaha

    Kalau perusahaan mampu menjual produk dalam jumlah banyak, usaha bisa berkembang. Bahkan, tak menutup kemungkinan perusahaan dapat menjadi market leader.

  5. Konversi konsumen

    Mengubah seorang prospek menjadi konsumen yang loyal perlu perencanaan matang. Pencapaian ini dapat Anda peroleh lewat penerapan sales management.

Itulah pengetahuan menyeluruh mengenai pentingnya penerapan sales management dalam bisnis. Untuk menunjang aktivitas tenaga penjualan, Anda juga perlu melengkapi mereka dengan perlengkapan yang mendukung. Salah satunya adalah aplikasi point of sales yang andal seperti iREAP Pos.

Aplikasi ini menawarkan cara penggunaan yang praktis karena bisa dijalankan lewat perangkat mobile android. Selain itu, fiturnya juga lengkap bisa membantu Anda dalam memonitor performa penjualan perusahaan.

Tertarik? Yuk, segera gunakan iREAP Pos PRO!

Banner cara mencatat transaksi penjualan dengan android