Cara Belajar Digital Marketing untuk Pemula

belajar-digital-marketing

Cara Belajar Digital Marketing untuk Pemula

Langkah awal menjadi digital marketing bisa dengan menentukan tujuan dan target pasar yang mau dijangkau, melakukan identifikasi kebutuhan pasar, membangun website, membuat copywriting yang menarik, mempelajari dasar SEO dan SEM, dan lainnya. Yuk, baca cara belajar digital marketing untuk pemula di artikel ini.

Alasan Penting Anda Perlu Memulai Digital Marketing

Pemasaran secara digital sudah banyak terbukti kalau bisa membantu pebisnis melakukan promosi dan pemasaran dengan cara yang lebih efektif. Apalagi dalam penerapannya, ada banyak keunggulan pemasaran digital dibandingkan pemasaran tradisional.

Agar niat Anda semakin kuat untuk mempelajari digital marketing, berikut beberapa alasan mengapa bisnis perlu menerapkan strategi pemasaran digital:

  • Digital marketing bisa menjangkau pelanggan secara luas karena tidak terbatas jarak. Selama seseorang masih terhubung dengan internet, maka mereka bisa terpapar konten produk Anda.
  • Dapat dipadukan dengan iklan yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Misalnya, Anda bisa menarget mereka yang tinggal di wilayah tertentu, berdasarkan segmentasi umur, pekerjaan, hingga gender.
  • Budget iklan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Hasilnya lebih terukur karena Anda bisa memanfaatkan banyak tools digital marketing yang dapat menunjang keberhasilan kampanye digital yang Anda buat. Hasil ini nantinya bisa Anda gunakan untuk membuat keputusan yang akurat untuk mengembangkan bisnis, bukan hanya berdasarkan asumsi belaka.
  • Dengan menerapkan digital marketing, Anda bisa melakukan promosi bahkan transaksi jual beli tanpa harus bertatap muka dengan konsumen.

7 Cara Belajar Digital Marketing untuk Pemula

1. Menentukan Tujuan dan Target Pasar

Langkah awal menjadi digital marketing, Anda perlu punya tujuan yang jelas dan mampu menentukan target pasar yang tepat. Dengan adanya tujuan yang jelas, strategi yang Anda jalankan pun jadi lebih terarah serta sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Sementara untuk menentukan target pasar, fokus utamanya adalah bagaimana produk bisnis Anda mampu memenuhi kebutuhan konsumen dan menjadi solusi untuk menyelesaikan masalah yang mereka hadapi. Hal ini berkaitan dengan customer journey.

Dalam peta perjalanan pelanggan tersebut, nanti Anda bisa melihat tahapan yang dilalui pelanggan hingga mereka bisa menjadi pelanggan setia.

Beberapa di antaranya, konsumen mulai terpapar produk melalui promosi dan iklan yang Anda lakukan, lalu konsumen mengambil keputusan untuk membeli dan mencoba produk yang Anda tawarkan.

Jika mereka suka dengan manfaat dari produk tersebut, mereka akan mulai melakukan pembelian berulang dan akhirnya mau merekomendasikan produk atau layanan bisnis Anda kepada orang lain.

Jika ingin tahu lebih banyak mengenai customer journey, Anda bisa mempelajarinya dari artikel ini: Customer Journey: Pengertian dan Alasan Pebisnis Perlu Paham Customer Journey.

Mengidentifikasi Kebutuhan Pasar

2. Mengidentifikasi Kebutuhan Pasar

Mengetahui siapa target market dan tujuan berbisnis saja tidak cukup untuk membuat bisnis berkembang. Anda tetap perlu melanjutkan ke langkah berikutnya, yaitu melakukan identifikasi. Apa sih yang sebenarnya paling konsumen butuhkan dari suatu produk atau layanan bisnis?

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pasar, misalnya melakukan riset pasar secara langsung dengan menyebar kuesioner atau formulir survei. Anda bisa juga bergabung di Forum Group Discussion (FGD) atau menjelajah Twitter Space.

Pastikan dalam prosesnya, Anda bisa mendapatkan pain point dari target market, supaya nanti Anda bisa menawarkan produk dan layanan bisnis Anda sebagai solusinya.

3. Membangun Website

Untuk dapat menerapkan strategi digital marketing, Anda perlu membangun website yang merepresentasikan bisnis Anda. Website menjadi hal yang penting bagi mereka yang bergelut di dunia online meskipun sudah memiliki akun media sosial.

Mengapa memiliki website begitu penting? Alasannya, website bisa diibaratkan sebagai “toko” milik sendiri, di mana Anda memiliki akses dan kontrol penuh untuk mengisinya dengan berbagai hal. Misalnya menampilkan katalog produk, informasi mengenai benefit dan spesifikasi produk, dan lain sebagainya.

4. Membuat Copywriting yang Menarik

Penerapan copywriting menjadi bagian krusial dalam proses pembuatan konten di website maupun materi iklan yang ekspresif dan persuasif. Ingat, mayoritas orang tidak suka berhadapan dengan penjual yang terlalu provokatif atau “memaksa”.

Konsumen lebih senang kalau keinginan membeli sesuatu berdasarkan dorongan hati, karena tergugah, atau karena benefit yang ditawarkan suatu produk. Bahkan mereka lebih senang menikmati konten Anda karena isinya related dengan kondisi mereka.

Oleh sebab itu, kalau Anda ingin belajar digital marketing, mau tidak mau Anda juga perlu menguasai teknik copywriting untuk membuat berbagai konten yang dibutuhkan dalam penerapan strategi pemasaran digital.

5. Mempelajari Dasar SEO dan SEM

SEO atau Search Engine Optimization (SEO) berguna untuk melakukan optimasi website, sehingga situs web bisnis Anda berpotensi mendapatkan peringkat di halaman pencarian Google. Manfaatnya, supaya ketika konsumen sedang melakukan pencarian informasi atau produk di mesin pencari, maka website Anda yang akan mereka temukan.

Sedangkan SEM atau Search Engine Marketing (SEM) mengacu pada praktik penggunaan iklan berbayar di mesin pencari, seperti Google atau Bing, untuk mempromosikan situs web atau produk.

Jadi saat konsumen mengetikkan kata kunci tertentu di mesin pencari, potensi mereka menemukan situs bisnis Anda di halaman hasil mesin pencari (SERP) jadi lebih besar ketika Anda menggunakan strategi SEM. Bisa dikatakan, SEM menjadi salah satu cara ampuh untuk meningkatkan visibilitas bisnis secara online.

Beda keduanya, SEO berfokus menjangkau konsumen dengan cara organik, sementara SEM adalah iklan yang memerlukan budget atau biaya dengan nominal tertentu yang harus Anda bayarkan.

Memanfaatkan Sosial Media Marketing

6. Memanfaatkan Sosial Media Marketing

Belajar digital marketing juga mewajibkan Anda untuk bisa memanfaatkan social media marketing dengan cara yang tepat.

Ada banyak cara yang bisa Anda gunakan dalam penerapan media sosial marketing, misalnya memasang iklan di Instagram, menggunakan Facebook ads, Twitter ads, Tiktok ads, dan sebagainya. Tujuannya tentu saja untuk mendekatkan bisnis Anda dengan konsumen, memperkenalkan produk kepada target, serta sebagai media untuk menjalin hubungan yang baik dengan konsumen.

Jangan lupa, penggunaan media sosial juga dapat memperluas brand awareness atau kesadaran akan merek, mengingat saat ini netizen senang membagikan pengalaman mereka dalam menggunakan sebuah produk di media sosial.

7. Evaluasi dan Mengukur Performa Digital Marketing

Terakhir, mempelajari digital marketing juga perlu didukung kemampuan untuk melakukan analisis, evaluasi, serta mengukur performa digital marketing yang telah dilakukan.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa langkah yang Anda terapkan sudah tepat, baik perbandingan antara budget dengan keuntungan maupun pertimbangan lainnya.

Ada beberapa tools analisa yang dapat digunakan. Misalkan saja pada website, Anda wajib memasang Google Analytics untuk mengevaluasi performa web dan mengambil langkah berikutnya sesuai dengan kasus yang terjadi.

Setelah paham cara belajar digital marketing untuk pemula dan sudah bisa pula menerapkannya. Tinggal Anda sesuaikan dengan bisnis yang saat ini sedang dijalankan. Kalau baru mau memulai bisnis dan butuh ide atau peluang bisnis, Anda bisa lanjut membaca artikel tentang peluang bisnis berikut ini: 10+ Peluang Usaha Modal Kecil yang Menjanjikan dan Mudah.

Banner-ireap-pro

About

contact whatsapp
contact whatsapp