Home » Strategi Marketing / Bisnis » Reseller: Pengertian & Manfaat serta Keuntungan Jadi Reseller

Reseller: Pengertian & Manfaat serta Keuntungan Jadi Reseller

apa-itu-reseller

Pengertian & Manfaat serta Keuntungan Jadi Reseller

Bagi Anda yang ingin memulai usaha atau merintis jadi pebisnis, Anda bisa mulai dengan menjadi reseller. Model bisnis ini cocok bagi siapa pun yang baru pertama kali memulai bisnis dan masih memiliki modal terbatas. Cari tahu yuk apa yg dimaksud dengan reseller dan manfaat serta keuntungan jadi reseller dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Apa yang Dimaksud Dengan Reseller?

Reseller adalah orang yang menjualkan produk orang lain, bisa dari seller lain atau menjualkan produk dari produsen, kemudian mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli produk.

Bisa dikatakan, reseller berperan sebagai perantara antara produsen atau seller lain dengan konsumen akhir.

Di era digital dengan banyaknya e-commerce, marketplace, dan media sosial, reseller memiliki media yang beragam untuk berjualan online. Tinggal nanti Anda rajin-rajin saja mencari produk yang laris untuk dijual kembali.

Anda bisa pula bernegosiasi dengan supplier maupun distributor produk yang bekerja sama dengan Anda untuk mendapatkan harga lebih murah.

Namun biasanya, mereka akan memberikan syarat tertentu yang harus Anda penuhi, misalnya melakukan pembelian produk dalam jumlah tertentu, wajib bisa menjual produk sejumlah yang mereka tentukan, dan sebagainya.

5 Manfaat yang Anda Dapatkan dengan Menjadi Reseller

1. Cocok Bagi yang Baru Memulai Bisnis

Cara tercepat untuk punya bisnis sendiri ya dengan menjadi reseller. Anda bisa menjalankan bisnis ini dengan modal terbatas, bahkan bisa pula tanpa modal.

Lalu untuk memulainya, cukup dengan memiliki akun seller di berbagai marketplace, e-commerce, seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, Blibli, dan sebagainya, atau bisa pula berjualan di media sosial.

Menjadi reseller juga tidak mengharuskan Anda memproduksi barang jualan sendiri dan tak perlu punya toko fisik juga.

Pertanyaan berikutnya, bagaimana cara memulainya agar cepat bisa jualan sebagai reseller? Pelajari saja beberapa panduan berikut:

Reseller Bisa untuk Bisnis Sampingan

2. Jadi Reseller Bisa untuk Bisnis Sampingan

Menjalankan bisnis dengan sistem reseller memiliki fleksibilitas tinggi dalam hal waktu, sumber daya, dan cara Anda menjalankan bisnis. Melalui smartphone, tablet, atau komputer, Anda bisa memantau dan menjalankan bisnis, sehingga cocok untuk dijadikan bisnis sampingan.

Apalagi kalau Anda menggunakan aplikasi kasir android terbaik yang bisa menerima pesanan, mencatat semua transaksi penjualan dan pembelian produk, serta secara otomatis membuat laporan keuangan, kerja Anda pun menjadi lebih praktis.

Itulah sebabnya, menjadi reseller cocok sekali bagi mahasiswa, ibu rumah tangga, atau karyawan yang ingin punya bisnis sampingan dan mendapatkan penghasilan tambahan.

3. Variasi Produk Jualan Beragam

Semakin bervariasi produk yang Anda jual, maka potensi untuk mendapatkan keuntungan juga semakin besar. Anda tinggal cari saja berbagai jenis produk yang sedang tren dan dibutuhkan oleh konsumen. Kemudian sediakan produk-produk tersebut di toko online Anda.

Kuncinya, Anda harus rajin melakukan riset, mengamati tren yang sedang berlangsung di masyarakat, dan memenuhi kebutuhan mereka dengan variasi produk jualan yang beragam.

Contohnya, saat ini masyarakat banyak yang mencari produk kecantikan ala Korea. Nah, cobalah menyediakan produk-produk terkait.

Di saat yang sama, jangan hanya menjual produk skincare saja, tetapi lengkapi varian produknya dengan make up dari berbagai brand, peralatan make up dan perawatan tubuh, body care, hair care, dan lainnya.

4. Bisnis Modal Kecil & Risiko Kecil

Sebagai pemula, akan ada banyak kekhawatiran mengenai risiko terjadinya masalah dalam menjalankan bisnis. Belum lagi risiko gagal yang bisa saja terjadi akibat salah mengambil keputusan bisnis.

Semua risiko tersebut bisa Anda minimalkan kalau memulai bisnis dengan menjadi reseller terlebih dahulu.

Tanpa modal, Anda bisa mulai menjualkan produk pedagang lain. Ketika ada pesanan, Anda bisa meminta konsumen melakukan pembayaran terlebih dahulu. Dengan uang tersebut, Anda baru membelikannya di pedagang yang bekerja sama dengan Anda.

Cara ini tentu jauh lebih aman dan tidak menimbulkan risiko rugi apa pun. Bahkan Anda malah mendapatkan untung dari selisih harga jual dan harga beli produk.

Reseller Tidak Perlu Membuat Produk dari Nol

5. Produk Sudah Tersedia Tanpa Harus Produksi Sendiri

Proses memproduksi suatu produk untuk dijual itu memiliki alur yang panjang dan pastinya akan berat bagi pemula, terutama kalau pengetahuan berbisnis masih sangat terbatas.

Lain hal kalau menjadi reseller, produknya sudah ada, bisa Anda dapatkan dari produsen, distributor, atau penjual lain, dan Anda bisa langsung jualan online.

Mungkin yang selanjutnya perlu Anda lakukan adalah membuat produk jualan Anda jadi lebih menarik agar konsumen senang berbelanja di toko online Anda. Untuk itu, lakukan pengemasan ulang dengan desain yang cantik sebelum mengirimkan produk ke konsumen.

Saat ini, cukup banyak pula supplier yang menyediakan berbagai produk laris tanpa merek sehingga reseller bisa menjual dengan merek sendiri lho.

Siap untuk jadi reseller dan memulai bisnis sendiri? Jika iya, lanjutkan membaca ke artikel selanjutnya yang berjudul: Cara Kerja Reseller dan Contohnya.

Banner-ireap-lite-free

About

contact whatsapp ireap pos