Home » Strategi Marketing / Bisnis » 9 Langkah Awal dan Cara Jadi Reseller untuk Pemula

9 Langkah Awal dan Cara Jadi Reseller untuk Pemula

cara jadi reseller

9 Langkah Awal dan Cara Jadi Reseller untuk Pemula

Sebagai pemula yang tertarik untuk memulai bisnis sebagai reseller, menentukan langkah awal dan cara jadi reseller akan menentukan kesuksesan Anda. Apalagi kalau Anda mau memulai bisnis ini tanpa modal. Cek di artikel ini cara dan penjelasan lengkap untuk jadi reseller tanpa modal yang bisa dapat banyak untung.

Apakah Reseller Harus Punya Modal?

Pertanyaan selanjutnya yang muncul di kepala Anda selain pertanyaan di atas pasti mengenai bagaimana caranya jadi reseller tanpa modal, kan?

Nah, jawabannya tentu saja tanpa modal pun Anda bisa jadi penjual kembali atau pengecer, mengingat saat ini peluang bisnis reseller terbuka lebar.

Ada banyak cara yang memungkinkan Anda memulai bisnis meskipun tidak memiliki modal. Beberapa di antaranya:

1. Jalin Kerjasama dengan Seller Lain atau Distributor

Anda bisa memulainya dengan cara menghubungi seller lain, supplier, distributor, atau toko online satu persatu. Jalin komunikasi dengan mereka dan bertanyalah mengenai kemungkinan bisa tidaknya bekerja sama dengan sistem konsinyasi.

Kerjasama bentuk lain bisa pula berupa komisi dari selisih penjualan atau menerapkan sistem dropship (Anda membeli produk sesuai pesanan konsumen, dan seller mengirimkannya atas nama toko online Anda).

Anda bisa juga membaca ulasan mengenai reseller secara lengkap pada rekomendasi artikel berikut:

2. Jadi Reseller dengan Sistem Jastip

Cara lain untuk jadi reseller tanpa modal, Anda bisa juga membuka jasa titip (jastip) membeli produk. Tawarkan jasa Anda ini kepada keluarga, relasi, kenalan, atau siapa pun yang butuh dibantu untuk membeli produk yang mereka inginkan.

Biasanya, konsumen yang menggunakan jasa titip beli produk sudah paham kalau mereka harus menyetorkan sejumlah uang sesuai harga produk, sehingga Anda bisa membelikan produk untuk mereka.

Keuntungan bagi Anda membuka jastip apa? Ya, Anda bisa menentukan komisi untuk jasa Anda ini, bisa dalam bentuk persentase dari total harga pembelian, bisa pula menentukan harga jasa beli per item produk.

3. Menjualkan Produk Orang Lain

Jadi reseller bisa pula Anda lakukan dengan bergabung ke kenalan atau orang yang punya produk. Maksudnya, Anda tahu nih ada teman atau kenalan yang memproduksi suatu produk, namun mereka masih membutuhkan tenaga penjualan.

Datangi pemilik produk dan cobalah bernegosiasi supaya Anda bisa menjualkan produk mereka, namun harga jual yang Anda terapkan boleh Anda yang menentukan.

Jika mereka setuju, Anda tinggal meminta foto produk lengkap (jika berjualan secara online) atau sample produk (kalau Anda juga ingin berjualan offline).

Setelahnya, langsung lakukan promosi dan pemasaran supaya produk terjual dan Anda mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli.

Buat Toko Online dan Dapatkan Peluang Reseller

4. Buat Toko Online dan Dapatkan Peluang Reseller

Anda bisa jadi reseller dengan membuat toko online di platform e-commerce atau marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan sebagainya.

Caranya, buat dulu akun di Shopee, misalnya. Isi semua informasi yang dibutuhkan dengan lengkap. Kemudian, masukkan kata “Reseller” di kotak pencarian.

Nanti akan muncul banyak penawaran untuk jadi penjual kembali dari seller lain yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis di platform tersebut.

Baca satu per satu informasi di setiap penawaran. Memang, sebagian besar meminta syarat tertentu yang harus Anda penuhi untuk bisa menjualkan produk mereka.

Ada yang mensyaratkan Anda perlu membeli paket reseller dengan harga mulai 50 ribu hingga ratusan ribu. Selain itu, ada pula seller yang menyediakan berbagai foto produk yang bisa Anda gunakan untuk menjualkan barang mereka.

5. Gunakan Aplikasi Reseller

Di era digital dan teknologi maju sekarang, sudah banyak pula brand yang menyediakan aplikasi khusus untuk reseller.

Beberapa di antaranya Raena (aplikasi reseller kosmetik dan skincare), RateS (aplikasi reseller dengan beragam produk rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, hingga fashion dan paket data), lalu ada Evermos, Riselio, Paidin, Sahabat Dropshipper, dan sebagainya.

Ulasan lengkap mengenai macam-macam aplikasi untuk reseller bisa Anda baca pada artikel terpisah berjudul: Aplikasi Reseller bagi Anda yang Ingin Jadi Reseller Tanpa Modal.

7 Tips Efektif Jadi Reseller Sukses Tanpa Modal untuk Pemula

Setelah tahu cara jadi reseller tanpa modal di atas, ada beberapa hal penting lainnya yang perlu Anda perhatikan agar bisa jadi pebisnis sukses tanpa modal. Lanjutkan membaca ulasannya di bawah ini, yuk

1. Riset Pasar dan Tren Konsumen

Untuk jadi reseller yang sukses meskipun memulai bisnis ini tanpa modal, Anda harus paham dengan baik produk apa saja yang konsumen sukai.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan analisis dan segmentasi pasar untuk mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi pelanggan potensial, serta memahami siapa saja kompetitor yang juga menjual produk yang sama.

Selain itu, monitor tren konsumen, baik dalam hal produk maupun perilaku pembelian. Manfaatkan data penjualan dan umpan balik pelanggan untuk terus memperbarui dan meningkatkan penawaran produk.

Ini cara terbaik untuk mengantisipasi perubahan dan mendukung perkembangan bisnis yang signifikan.

2. Rancang Model Bisnis

Setelah tahu target pasar, target konsumen, dan produk apa yang mau Anda jual, maka rancang model bisnis yang paling sesuai untuk Anda jalankan. Anda bisa memilih menjalankan reseller secara online, offline, atau mengkombinasikan kedua model tersebut.

Namun pastikan penentuan model bisnis harus disesuaikan dengan karakteristik pelanggan potensial, strategi harga yang diterapkan, dan cara mempromosikan bisnis.

Termasuk cara melayani pelanggan sesuai tren, stok produk yang laris, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumen.

3. Siapkan Dokumen Legalitas dan Perizinan

Pastikan bisnis beroperasi secara legal dengan menyiapkan semua dokumen legalitas dan perizinan yang diperlukan. Legalitas usaha yang dimaksudkan di sini, seperti izin usaha, NPWP, dan dokumen-dokumen lain yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Selalu perbarui dokumen sesuai perubahan peraturan atau perkembangan bisnis. Jika belum memiliki pengetahuan mengenai izin usaha, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan ahlinya. Yah, minimal Anda punya Nomor Induk Berusaha (NIB).

4. Hitung HPP dan Harga Jual

Lakukan perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan cermat. Tentukan juga harga jual yang bersaing di pasaran namun tetap memberikan keuntungan yang memadai.

Selain itu, jangan lupakan berbagai faktor biaya yang bisa mengurangi keuntungan, seperti biaya operasional, keuntungan yang diinginkan, dan harga pesaing.

Promosikan Bisnis & Bangun Branding

5. Promosikan Bisnis & Bangun Branding

Gunakan platform sosial media untuk membagikan konten menarik tentang produk dan aktiflah berdiskusi di berbagai grup dan komunitas untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Anda juga bisa menggunakan testimoni pelanggan dan ulasan positif untuk memperkuat reputasi bisnis. Kemudian, pertimbangkan untuk mengadakan promosi khusus, diskon, atau kontes melalui media sosial untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan.

Semakin rutin dan konsisten Anda mempromosikan bisnis serta membangun branding, maka bisnis Anda akan memiliki brand image yang kuat sehingga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen untuk berbelanja di toko Anda.

6. Kelola Stok Barang dan Keuangan

Dalam bisnis reseller, penting untuk memiliki sistem pencatatan transaksi dan laporan keuangan. Karena dari data tersebut, Anda bisa melihat bisnis yang Anda jalankan ini untung audi rugi.

Jangan lupa untuk selalu monitor persediaan barang dengan menyusun daftar stok yang ter-update secara berkala. Untuk itu, manfaatkan aplikasi kasir android dengan fitur lengkap, mulai dari pencatatan transaksi, manajemen stok dan inventori, serta laporan keuangan. Contoh aplikasi kasir terbaik, yaitu iReap POS.

7. Layanan Pelanggan & Loyalty Program

Untuk meningkatkan layanan pelanggan dan membangun loyalitas, implementasikan sistem layanan pelanggan yang responsif dan personal. Berikan solusi terhadap pertanyaan atau masalah pelanggan dengan cepat dan efektif.

Di saat yang sama, manfaatkan aplikasi yang bisa membantu Anda menerapkan loyalty program dengan lebih efektif.

Menciptakan program loyalitas, seperti diskon eksklusif, penawaran khusus, atau point reward, yang memberikan benefit dan insentif menarik bagi pelanggan akan meningkatkan kesetiaan mereka terhadap bisnis dan produk yang Anda tawarkan.

Menjadi seorang reseller adalah cara terbaik bagi Anda yang mau memulai bisnis walaupun tidak memiliki modal. Salah satu contohnya, Anda bisa menjadi reseller kosmetik lokal. Cek di sini caranya: Ingin Jadi Reseller Kosmetik Lokal? Ini Tipsnya!

Banner-ireap-lite-free

About

contact whatsapp ireap pos